Langsung ke konten utama

Postingan

Khazanah Islam

Kisah Panglima Perang yang dipecat karena tidak pernah berbuat kesalahan Pada zaman pemerintahan Khalifah Syaidina Umar bin Khatab, ada seorang panglima perang yang disegani lawan dan dicintai kawan. Panglima perang yang tak pernah kalah sepanjang karirnya memimpin tentara di medan perang. Baik pada saat beliau masih menjadi panglima Quraish, maupun setelah beliau masuk Islam dan menjadi panglima perang umat muslim. Beliau adalah Jenderal Khalid bin Walid. Namanya harum dimana-mana. Semua orang memujinya dan mengelu-elukannya. Kemana beliau pergi selalu disambut dengan teriakan, "Hidup Khalid, hidup Jenderal, hidup Panglima Perang, hidup Pedang Allah yang Terhunus." Ya! .. beliau mendapat gelar langsung dari Rasulullah SAW yang menyebutnya sebagai Pedang Allah yang Terhunus. Dalam suatu peperangan beliau pernah mengalahkan pasukan tentara Byzantium dengan jumlah pasukan 240.000. Padahal pasukan muslim yang dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46.000 orang. Dengan kejel...

Headline News

BERITA UTAMA Survei Bank Indonesia: Inflasi Melaju Tinggi Bank Indonesia melaporkan perkembangan infl asi berdasarkan survei pemantauan harga di pekan pertama Januari 2017 menunjukkan laju yang tinggi . Otoritas moneter mengestimasi laju infl asi pada pekan pertama Januari 2017 sebesar 0,74% (month to month) atau 3,26% (year on year). Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan inflasi tersebut lebih tinggi dari Desember 2016 sebesar 3,02%. Kenaikan biaya administrasi pengurusan surat-surat kendaraan bermotor berdampak ke infl asi sekitar 0,25%. "Inflasi Desember 2016 masih relatif rendah. Tingginya inflasi Januari 2017 ini karena beberapa faktor yaitu kenaikan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berdampak ke inflasi 0,25%," katanya, di Jakarta, Jumat (13/1). Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menaikkan tarif pengurusan surat-surat kendaraan bermotor. Kenaikan itu me...

Pembangunan Ekonomi Keuangan

Pembangunan yang adil & makmur bagi seluruh rakyat indonesia. Sebuah tinjauan kesenjangan pembangunan. kesenjangan (Gini rasio) antara penduduk miskin dan kaya diIndonesia Masuk kategori yang mengkuatirkan catatan terakhir dalam release rasio gini oleh pemerintah berkisar 49,3%  perbandingan antara pemerataan kue pembangunan dan alokasi penguasaan alat-alat produksi,dari data ini menjelaskan yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin dan menjadi obyek konsumtif tanpa memiliki ruang produktif,alokasi APBN sudah saatnya pembangunan dilaksanakan diluar jawa agar terjadi percepatan pemerataan pembangunan dan terbuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya,tugas berat pemerintah saat ini yaitu menyediakan seperti yang dijelaskan diatas,akses kebutuhan pokok,BBM,pendidikan,kesehatan,upah buruh yang memadai,standar hidup layak bagi masyarakat,kelistrikan menjadi hal yang sangat penting dipenuhi guna terciptanya pemerataan kue ekonomi dan pemanfaatannya. Artinya dari ...